Minggu, 26 Juli 2020

Disintegrasi Bangsa

   Faktor Penyebab Terjadinya Pemberontakan di Indonesia


PKI di Madiun 1948

   Faktor penyebab pemberontakan PKI Madiun

1. Keputusan Perjanjian Renville yang sangat merugikan bangsa Indonesia

2. Pembentukan front demokrasi rakyat atau yang dikenal dengan istilah FDR

3. Menyerang kawanan buruh

4. Perebutan pimpinan kekuasaan RI

5. Munculnya doktrin baru

6. Penolakan rasionalisasi kabinet Hatta


Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII)

1. Pemberontakan DI/TII Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo, di Jawa Barat. Di sebabkan dengan penolakan perjanjian renville yang menempatkan daerah Jawa Barat di wilayah kekuasaan Belanda.

2. Pemberontakan DI/TII Amir Fatah di Jawa Tengah. Penyebab pemberontakan ini adalah kekecewaan Amir Fatah akan dominasi "kaum kiri" (sosialis dan komunis) di Tegal dan sekitarnya.
3. Pemberontakan Di/TII Ibnu Hadjar di Kalimantan Selatan. Penyebabnya adalah kegagalan para mantan pejuang kemerdekaan asal KalimantanSelatan untuk diterima di APRIS (Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat) dikarenakan tidak bisa baca tulis.

4. Pemberontakan DI/TII Kahar Muzakar di Sulawesi Selatan. Faktor penyebabnya adalah tuntunan agar para milisi Kesatuan Gerilya Sulawesi Selatan (KGSS) yang dipimpin oleh Kahar Muzakar bisa diterima sebagai tentara.

5. Pemberontakan DI/TII Daud Beureueh, Aceh. Pemicu pemberontakan ini adalah penolakan dihapusnya provinsi Aceh dan digabungkannya wilayah Aceh dengan Sumatera Utara.

G-30-S/PKI

   Faktor Penyebab Pemberontakan G-30S/PKI :
1. Kurangnya rasa tunduk atau patuh terhadapa pancasila
2. Sifat kesatuan yang minim
3. Tidak adanya munculnya rasa perjuangan rakyat untuk melawan
    tindakan ideologi yang mencampuri pancasila
4. Tidak ada rasa cinta tanah air
5. Tidak ada rasa kebersamaan

ANDI AZIZ

   Faktor yang menyebabkan pemberontakan ini adlaha :
1. Menuntut agar pasukan bekas KNIL saja yang bertangung jawab atas
    keamanan di Negara Indonesia Timur
2. Menentang masuknya pasukan APRIS dari TNI
3. Mempertahankan tetap berdirinya Negara Indonesia Timur

APRA

   Penyebab pemberontakan APRA adalah keinginan Raymond Westerling dan Sutan Hamid II untuk merebut kekuasaan dan mempertahankan negara federal Republik Indonesia Serikat, seiring dibubarkannya negara-negara bagian bentukan Belanda di RIS yang bergabung kembali ke Repiblik Indinesia.
Selain itu penyebab lainnya adlah kekecewaan mantan anggota tentara KNIL yan khawatir pengaruh dan kekuasaannya berkurang setelah bergabung TNI.

RMS

   Faktor penyebab pemberontakan ini adalah ingin membuat Republik Maluku Serikat memisahkan diri dari Republik Indonesia, hal ini dilatarbelakangi dari ketidakpuasaan Mr. Christiaan Soumokil terhadap penggabungan Maluku dengan RI.

PRRI/Parmesta

   Pemberontaka tersebut muncul disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
1. Pemerintah pusat belum mampu melaksanakan pola otonomi daerah dengan
    wajar dan benar
2. Pemerintah pusat mengalami labilalitas yang disebabkan oleh beberapa hal
    berikut.
    a. Merajalelanya korupsi
    b. Konstituante hasil pemilu tahun 1955 belum berhasil menyelesaikan
        tugas-tugasnya
    c. Dalam masyarakat timbul pertentangan mengenai konsepsi presiden

BFO

   Latar belakang konferensi pembentukan Badan Permusyawaran Federal (BFO) pada 27 Mei 1948 dilatarbelakangi oleh sikap Belanda yang tidak mau mengakui kedaulatan Negara Kesatuan Indonesia,meskipun dalam hal ini Indinesia telah menyatakan merdeka melalui Proklamasi 1945.

Jumat, 17 Juli 2020

Pembelajaran Pada Masa Covid-19

  

  Di awal tahun ajaran baru 2020/2021 dan ditengah pandemi Covid-19 saat ini, pembelajaran diawali dengan menggunakan daring untuk melanjutkan materi yang akan diberikan. Pengalaman pertama saya ketika mengikuti pembelajaran pada masa pandemi ini, saya kurang bisa memahami materi yang diberikan, banyak materi yang harus dikejar dan dipelajari sendiri, walaupun ada beberapa materi yang bisa dipahami dengan jelas namun tidak semudah ketika diterangkan langsung oleh bapak atau ibu guru saat berada di kelas. Selain itu, banyaknya tugas membuat saya sulit mengatur waktu untuk mengerjakan tugas yang harus diselesaikan terlebih dahulu, susah untuk berdiskusi dengan teman sekelas yang biasanya dilakukan diruang kelas. Tetapi pembelajaran dirumah juga memberikan dampak positif untuk memutus penyebaran Covid-19 ini, walaupun sampai saat ini Semarang masih menjadi wilayah zona merah.

    Kendala yang dihadapi biasanya sinyal hp dan wifi yang tidak menentu, akibatnya tidak bisa mengikuti live atau terlambat menerima dan mengirimkan tugas. Menghabiskan banyak sekali kuota internet dan pembayaran listrik yang mulai melunjak dikarenakan sering meggunakan gadget. Dan juga penyampaian materi yang diberikan oleh bapak/ibu guru kurang jelas dan sulit dipahami.

    Harapannya semoga pandemi ini cepat berlalu dan keadaan cepat membaik agar pembelajaran bisa dilakukan seperti biasanya. karena lebih nyaman belajar secara langsung, bisa langsung bertatap muka dengan teman-teman dan bapak atau ibu guru. Dan lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Selain itu, berharap dapat kembali bersosialisasi dan melakukan aktivitas seperti biasanya.


Nama : Aztiannisa Widyananda Fadhilla

Kelas : XII MIPA 3

Ringkasan Ceramah Pengajian Umum Memperingati 10 Muharram 1442

 Assalamualaikum Wr. Wb. Berikut ini adalah rangkuman dari ceramah pengajian umum yang dilaksanakan live di instagram @sman16_semarang .    ...